Kamis, 14 November 2013

Instalasi dan Konfigurasi Jaringan LAN



Instalasi dan Konfigurasi Jaringan LAN
          LAN (Local Area Network) merupakan jenis jaringan yang menghubungkan dua atau lebih workstation dalam satu jaringan local yg tidak terlalu luas, misalnya x dalam satu ruang atau satu gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN, yaitu :
1. Peer to Peer
2. Client-Server

Jaringan peer-to-peer merupakan jenis jaringan yang menghubungkan beberapa workstation dimana setiap workstation mempunyai kedudukan yg sama. dalam artian masing-masing workstation berbagi sumber daya. Sedangkan, jaringan Client-Server, dapat dilihat dari nama x, dimana terdapat workstation yg berfungsi sebagai server yg menyediakan sumber daya yg diberikan kepada tiap-tiap client.

1. Instalasi jaringan LAN
Beberapa hal yg diperlukan dalam instalasi ini seperti:
- Kabel UTP
- konektor RJ-45
- Tang Crimping
- Lan Tester (optional)
- LAN Card (NIC) buat mainboard yg offboard (perangkat network dan grapich belum disertakan/eksternal)

          Setelah yg dibutuhkan sudah siap, maka dapat memulai membangun jaringan yang dibutuhkan.Perlu diperhatikan juga bahwa tiap jenis jaringan akan menggunakan tipe kabel yang berbeda.

[+] jaringan peer-to-peer menggunakan kabel tipe Crossover
[+] jaringan client-server menggunakan kabel tipe Straight

          Memulai membuat kabel jaringan yg pertama yaitu jaringan peer-to-peer
pada jaringan ini menggunakan kabel tipe Crossover. Berikut merupakan susunan warna kabel pada tipe Crossover.

konektor 1#
PH - H - PO - B - PB - O - PC - C

konektor 2#
PO - O - PH - B - PB - H - PC - C

Sedangkan untuk jaringan yg kedua yaitu jaringan Client-Srver menggunakan kabel Straight, yg dimana susunan warna kabel x seperti berikut:

konektor 1# dan 2# susunanx sama

PO - O - PH - B - PB - H - PC - C

ket:
H = hijau
B =biru
O =orange
C =coklat
P =putih
          Setelah selesai menyusun warna kabel sesuai yang dibutuhkan, lanjutkan dengan menghubungkan x dengan konekstor RJ-45. Ratakan ujung-ujung kedelapan kabel yang akan dimasukkan kedalam konektor.Yang perlu diperhatikan saat memasukkan kabel-kabel kedalam konektor yaitu posisi konektor menghadap keatas atau kebawah. Setelah itu kunci konektor dan kabel dengan menggunakan tang crimping. Selanjutnya mengetes kabel dengan LAN Tester. Pastikan setiap lampu yang hidup pada LAN tester sama.

2. Konfigurasi jaringan LAN

          Beberapa hal yang perlu diperhatikan juga agar nantinya tidak terjadi conflict dalam network yaitu:
a. Computer Name dan Workgroup
b. IP Address


a.) untuk mengatur nama dan workgroup dengan cara sebagai berikut:
klik kanan My Computer pilih Properties. masuk pada tabulasi Computer name.
klik tombol Change. masukkan nama komputer dan workgroup lalu tekan OK.

b.) untuk mengatur IP address dapat melakukan dengan langkah sperti brikut:
klik Start > Control Panel > Netwotk and Internet Connection > Network Connection.
pilih NIC yang sedang aktif. klik kanan dan pilih Properties.
pada tabulasi General dalam kotak Connection pilih Internet Connection (TCP/IP) lalu klik properties (bisa juga dengan double klik).
pilih Use the Following IP Address.
Isikan dengan alamat yg akan digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar